TERDEKLASIFIKASI
IND

FILE SUBJEK NO. IJM-0014

KLASIFIKASI: ARSIP SEJARAH

Mahatma Gandhi

Mahatma Gandhi

Pemimpin Kemerdekaan dan Aktivis Hak Sipil

Mahatma Gandhi

BAGIAN I -- PROFIL SUBJEK

NamaMahatma Gandhi
InggrisMahatma Gandhi
KebangsaanIndia
Masa Hidup1869–1948
Jenis KelaminPria
AbadAbad 20
BidangPolitik
GelarPemimpin Kemerdekaan dan Aktivis Hak Sipil

BAGIAN II -- IKHTISAR

Mohandas Karamchand Gandhi lahir pada 2 Oktober 1869 di Porbandar, sebuah kota pesisir di Gujarat.Ayahnya adalah dewan utama (divan) dari Porbandar, jabatan bergengsi di bawah kekuasaan kolonial Inggris, dan ibunya, Putlibai, adalah seorang Hindu saleh yang berpuasa dan sering mengunjungi kuil.

Mohandas tumbuh sebagai anak yang pemalu, biasa-biasa saja di sekolah, dan tertekan oleh pernikahan yang diatur pada usia 13 tahun dengan Kasturba, yang juga baru berusia 13 tahun.Ia menganggap dirinya anak yang gagal -- mencuri uang dari pelayan keluarga, diam-diam makan daging karena percaya pada propaganda bahwa itu membuat Inggris kuat, dan bergumul dengan rasa bersalah.

Titik balik pertamanya datang ketika ia dikirim ke London pada 1888, pada usia 18 tahun, untuk belajar hukum.Ibunya mengharuskan ia bersumpah tidak akan menyentuh daging, alkohol, atau wanita.

Di London, ia bergumul untuk beradaptasi -- mencoba menjadi tuan Inggris dengan setelan dan pelajaran dansa, sebelum akhirnya memeluk kembali identitas India dan vegetarianisme-nya.Di sana ia pertama kali membaca Bhagavad Gita dalam terjemahan Inggris, serta Alkitab dan tulisan Tolstoy dan Ruskin yang akan membentuk filsafatnya.

Ia lulus sebagai pengacara pada 1891 dan kembali ke India, tetapi kariernya di Bombay mandek -- ia terlalu pemalu untuk berbicara di ruang sidang.Pada 1893 ia menerima tawaran untuk menangani kasus hukum di Afrika Selatan, tempat yang akan mengubah hidupnya.

Titik balik kedua terjadi di Pietermaritzburg pada malam musim dingin 1893.Gandhi, dengan tiket kelas satu yang sah, dilempar keluar dari kereta api karena kulit coklat.Malam yang dingin di stasiun itu menjadi kelahiran seorang aktivis.

Selama 21 tahun berikutnya di Afrika Selatan, ia memimpin perjuangan komunitas India melawan hukum rasis, mengembangkan filsafat satyagraha -- kekuatan kebenaran, atau perlawanan tanpa kekerasan.Ia membangun komunitas pertanian, menulis untuk surat kabar Indian Opinion, dan berulang kali masuk penjara.

Ketika ia kembali ke India pada 1915, ia sudah menjadi pahlawan nasional.Ia melakukan perjalanan di seluruh India dengan kereta kelas tiga untuk memahami rakyat yang akan ia pimpin, lalu memulai kampanye-kampanye lokal untuk petani dan pekerja di Champaran dan Ahmedabad.

Pada 1919, sebagai respons terhadap pembantaian Amritsar, ia meluncurkan gerakan non-kooperasi pertamanya.Pada 1930 ia memimpin Pawai Garam yang legendaris -- berjalan 385 kilometer selama 24 hari dari Sabarmati ke Dandi untuk membuat garam dari air laut, menentang monopoli garam Inggris.

Ribuan orang bergabung, ratusan ribu ditangkap, dan dunia menyaksikan.Pada 1942, ia meluncurkan Gerakan「Tinggalkan India」, menuntut kemerdekaan segera.Tahun-tahun terakhirnya diwarnai kemenangan dan tragedi berganti-ganti.

Kemerdekaan India akhirnya datang pada 15 Agustus 1947, tetapi disertai partisi yang mengerikan -- anak benua terbelah antara India dan Pakistan, memicu kekerasan komunal yang membunuh ratusan ribu.Gandhi, yang memperjuangkan kesatuan Hindu-Muslim, melakukan puasa sampai kematian untuk menghentikan pembantaian, berhasil memulihkan kedamaian di Calcutta dan Delhi.

Pada 30 Januari 1948, ia ditembak di New Delhi oleh Nathuram Godse, seorang nasionalis Hindu ekstremis yang menganggapnya terlalu baik kepada Muslim.Harta benda pribadinya saat meninggal bernilai kurang dari dua dolar -- hanya kacamata, sandal, dan jam saku.

Filosofi nirkekerasannya menginspirasi gerakan hak sipil di seluruh dunia, dari Martin Luther King Jr.hingga Nelson Mandela.

BAGIAN III -- KRONOLOGI

1869Lahir di Porbandar
1893Pergi ke Afrika Selatan
1915Kembali ke India
1930Memimpin Pawai Garam
1942Meluncurkan Gerakan「Tinggalkan India」
1947India meraih kemerdekaan
1948Dibunuh di New Delhi

BAGIAN IV -- PERNYATAAN TERKENAL

Jadilah perubahan yang ingin kamu lihat di dunia.

Mata ganti mata hanya akan membuat seluruh dunia buta.

BAGIAN V -- CATATAN LAPANGAN

[A]Harta benda senilai kurang dari dua dolar

Harta pribadinya saat meninggal bernilai kurang dari dua dolar. Ia hanya memiliki beberapa barang termasuk kacamata, sandal, dan jam saku.

BAGIAN VI -- WARISAN DAN DAMPAK

Filosofi perlawanan tanpa kekerasan Gandhi menginspirasi gerakan hak sipil dan kebebasan di seluruh dunia, dari Martin Luther King Jr. di Amerika hingga Nelson Mandela di Afrika Selatan. Metodenya membuktikan bahwa sebuah kekaisaran dapat ditantang tanpa kekerasan, secara mendasar mengubah taktik protes politik. Kemerdekaan India pada 1947 menunjukkan kekuatan aksi tanpa kekerasan massal.

BAGIAN VII -- KARYA UTAMA

  • [01]Long March Garam / Dandi March (1930)
  • [02]Gerakan Quit India (1942)
  • [03]Surat kabar Indian Opinion (didirikan 1903)
  • [04]Kisah Eksperimen Saya dengan Kebenaran (otobiografi, 1927)
  • [05]Promosi gerakan Khadi dan Swadeshi

BAGIAN VIII -- MATERI REFERENSI

AKHIR FILE -- IJM-0014HALAMAN 1 DARI 1